Jumat, 17 Desember 2010

" M I M P I "

"Mungkin ini keberuntunganku menemukan buku yang terdampar di dalam tasku dengan 1 halaman yang menarik perhatian, judulnya : MIMPI. Setelah aku baca, aku baru sadar ini milik temanku, bentuk tulisannya pun tak asing. Baru aku sadari, ternyata dia mahir juga membuat sebuh cerpen kecil, here the story..."


Seingatku, saat itu aku duduk di samping kanannya. Lalu ibu di samping depan kananku. Percakapan singkat entah apalah yang membuat kami tertawa.

Namun dalam sebelum dan tawaku, aku merasakan hal yang berbeda. Lebih hebat dibanding sebelumnya. Begitu indah. Dia laki-laki, tampan sepertinya, gagah. Ya Allah,,,aku tak bisa melupakan masa bahagia ini. Rasanya damai sekali, tenang, aman, aku merasa dia menjagaku, menjaga hati dan diriku. Ah, sangat damai rasanya. Bersama duduk dekat dengan dia. Tak ingin pisah. Tak ingin berakhir. Aku yakin, dia sangat menyayangiku dari cara senyum dan pengertiannya serta rasa aman yang ia timbulkan. Begitu pun aku yang juga sayang kepada dirinya. Belum pernah aku merasakan hal ini sebelumnya. Tak pernah. Ini jadi yang pertama. Kala aku benar-benar menjadi aku yang sesungguhnya. Begitu indah, menyenangkan. Dia memberiku rasa nyaman, itu yang membuatku berasa istimewa. Didekatnya, duduk disampingnya bagaikan dipeluk dengan setulus hati olehya. Aku bisa merasakan keikhlasan sayangnya padaku. Karena aku juga ikhlas menyayanginya.

Lalu aku melihat wajahku tak tertutupi kerudung, padahal aku disampingnya. Dia bukan mukhrimku.......... Dan aku terbangun, tak ingat lagi wajahnya. Semua hanya mimpi. Tak mengapa tak ingat wajahnya, namun masa paling bahagia, tenang, indah, damai bersama dia yang tak kukenal slalu kuingat walaupun semua hanya dalam mimpi.

By : My friends

1 komentar: