Rabu, 22 September 2010

Wanita Bertanya, Islam Menjawab

1. Suara Wanita
Pertanyaan : Apakah suara wanita itu termasuk aurat ?
Jawab : Jikalau suara itu terdengar manja atau merayu karena dibuat - buat dan dengan sikap yang memancing keberanian laki - laki berlaku tidak baik kepadanya, maka suara yang demikian itu dinamakan aurat. Sebagaimana dalam firman Allah yang berbunyi : "Karena itu janganlah kamu tunduk dalam berbicara, sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan yang baik" (Q.S. Al-Ahzan:32). Jadi ucapan yang baik dan sopan itu bukan aurat.

2. Pengaruh Kerudung
Pertanyaan : Apakah pengaruhnya memakai kerudung bagi wanita ?
Jawab : Islam telah berkata pada wanita "Syari'atku akan mengamankan keidupanmu". Sebenarnya Islam itu berkeinginan untuk memuliakan kedudukan kaum wanita dan menempatkan mereka pada posisi yang sangat terhormat. Oleh karena itu, jika ada seruan agar wanita menggunakan pakaian yang rapi dan sopan serta tidak menampakkan aurat dan memamerkan bagan - bagian kecantikannya kecuali untuk suaminya saja, ialah justru dimaksudkan untuk menjadikan wanita sebagai istri - istri yang teladan yang bisa menentramkan dan membahagiakan rumah tangganya.

3. Kelemahan Wanita
Pertanyaan : Apakah benar bahwa wanita itu lemah akal dan agamanya ?
Jawaban : Biasanya akal akan menjadi lemah dan kalah bila sudah menghadapi perasaan, begitu juga sebaliknya. Sedangkan wanita lebih kuat menggunakan perasaan dan emosi, sedangkan laki - laki lebih mengandalkan akalnya daripada perasaannya. Maka dari itu wanita diberi tugas oleh Allah swt untuk mengandung, menyusui, memelihara anak, dan tugas -tugas lainnya yang membutuhkan perasaan. Adapun perasaan itu sendiri mempunyai nilai yang sangat tinggi, sangat mulia dan sangat diperlukan untuk mewujudkan kasih sayang. Sedangkan akal yang justru dapat mengalahkan perasaan dan kasih sayang. Contohnya : Ada seorang bapak yang bersikap keras dalam mendidik anaknya. Lalu didorong oleh perasaan seorang ibu yang akan mencegah perbuatan kasar suaminya. Dengan demikian, maka seorang anak membutuhkan kesempurnaan akal dari bapaknya dan mendapatkan belas kasih dari ibunya. Namun kekurangan wanita dibanding laki - laki bukan berarti cela, tetapi justru kelebihannya itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar